Senin, 22 April 2013

special thank's for you :)


H-4
“Letih disini ku ingin hilang ingatan . . . letih disini ku ingin hilang ingatan . . .” alunan lagu dari salah satu band rocks yang tak sengaja ku dapat dari HP sepupuku itu semakin memanjakan rasa letih yang mendera tubuhku.
Hari ini adalah H-4 dari acara puncak yang akan kami adakan bulan ini, sebuah acara Gebyar yang akan menggetarkan kampusku! Begitulah kami meyakininya.

*Ting . . . tong . . .* nada dan getaran yang berasal dari benda kecil berwarna putih yang begitu saja ku letakkan di atas meja itu menyadarkanku.
From : Ketuplek GM (0899**********)
Yuk siap2 J Yg belum makan siang makan sekarang ya biar tepat waktu. Jangan lupa jam 13:30 kita kumpul di Gajebo ya  ^_^
Kalimat-kalimat itu begitu saja tertera di layar hp ku. Sungguh akhir-akhir ini, kami para wanita sangat sibuk untuk mempersiapkan acara ini.
###############
Setelah kuhabiskan makan siangku aku pun bergegas menuju tempat yang sudah diumumkan melalui sms ke hape-ku tadi.
“Assalamu’alaiqum, afwan ya aku telat...” sapaku pada beberapa teman yang tampaknya sudah cukup lama mendiskusikan sesuatu.
“Nggak apa-apa kok, sini ayo duduk.” Sembari tersenyum seorang wanita berkerudung merah nan panjang itu mempersilahkan aku untuk bergabung dengan mereka. Dia tidak lain adalah ketua divisi acara, dimana aku menjadi salah satu anggotanya.
Ku edarkan pandanganku ke sekeliling mereka, dan sesaat kemudian tatapanku berhenti pada sesosok wanita yang menginspirasiku sejak aku merasa tersesat karena masuk ke kampus ini. Ku perhatikan ia dengan seksama, setiap patah kata yg terlontar dari bibirnya juga tak ketinggalan gerak-geriknya. Sungguh sosok yang apa adanya, santai, fleksible, sabar, dan tentunya yang paling membuatku berdecak kagum adalah karena ia seorang penghapal Al-Qur’an.
“Jadi teman-teman kita sudah tidak punya banyak waktu, jadi di mohon dengan sangat kontribusinya, tolong sekali untuk memprioritaskan acara kita ini.” Begitulah kata-katanya yang aku betul-betul aku ingat selama berkontribusi dalam acara itu.
Kutangkap gurat-gurat letih di wajahnya, dan dugaanku semakin kuat ketika tak sengaja terlihat oleh bola mataku beberapa jerawan yang mulai bersemi di permukaan kulit wajahnya yang putih.
“pasti dia kelelahan sekali” batinku.
Dan tak lama kemudian sosok wanita yang menyapaku saat aku datang terlambat tadi, membagi-bagikan kepada kami masing-masing 3 lembar kertas.
“jadi teman-teman ini adalah job kita dalam waktu 3 hari kedepan, dan hari ini kita akan sama-sama menentukan penanggung jawab dari setiap poin-poin tugas yang sudah tertera di kertas tersebut.” Begitulah wanita yang menjabat sebagai koordinator divisiku itu menjelaskan maksud dari kertas yang barusan ia bagikan.
“oke jadi yang akan mengurus administrasi internal itu keuis dan elvina, tamu eksternal diana, pengantar tamunya nanti ketua pelaksana bersama jajaran BPH, nah selanjutnya....” sepertinya kurang lebih membutuhkan watu hampir satu jam untuk menentukan penanggung jawab dari semua poin tugas yang ada. Dan kemudian sampailah pada poin terakhir,
“jadi nanti yang akan jadi guidenya Dr. Inong dan kak Amal itu Dwi angesti ya? Dan selanjutnya untuk ibu Nia kurnia dan Dr. Anis itu siapa?” tanyanya pada kami semua.
“oh iya gimana kalo yuni aja?” belum sempat terpikirkan olehku jawabannya dia begitu saja sudah menawarkan jawaban, dan kemudian kami setuju.
“oke selanjutnya, yang akan menjadi guidenya pewski siapa?” tanyanya lagi. Dan semuanya masih tampak berpikir untuk menjawabnya.
“kamu aja gimana tasha?” sekali lagi ia menawarkan jawaban. Aku sangat terkejut mendengar namaku disebut-sebut, karena memang sejak tadi aku hanya memperhatikan gerak geriknya yang cekatan dan sama sekali tak memperhatikan apa yang ia bicarakan.
“apa-apa?” kataku gelagapan.
“Ya kamu mau gak jadi guidenya pewski?” tanyanya padaku.
Aku berpikir sejenak.........................
“afwan nih, kalo seandainya aku jadi guidenya Oki Setiana Dewi aja gimana?” aku balik melemparkan penawaran padanya, dan berharap ia dan teman-teman yang lain menyetujui.
mantap sambil mengaggukkan kepala tanda setuju.
Ya ampun, ini betulan? Aku nggak mimpi kan? Aku akan bertemu langsung dengan artis idolaku itu? Dan dengan menjadi guidenya itu artinya aku bisa berdekatan dengannya sepanjang ia berada di kampus nanti. Kurasakan jantungku kebat-kebit karena keputusan yang barusan saja diputuskan.
“dan berarti yang akan menjadi guidenya pewski wafa kamillah aja ya? Kan udah pernah ketemu sebelumnya.” Paparnya tegas.
Keputusan itu menjadi penutup pembahasan rapat sore itu. Sungguh rasanya aku ingin cepat-cepat saja hari puncak, agar bisa langsung bertemu dengan artis idolaku itu.
###############

H-1
(terlalu panjang pemirsa kalo harus dituliskan disini semua kejadiannya, maklum saya juga lagi sakit ini, dan untuk mengusir kebosanan saya putuskan untuk menulis saja)

From: Ketuplek GM (0899**********)
Yuk yang belum makan siang, segera ya biar ga jadi jam karet J kita kumpul di Aula jam 13:30 Yuk sama2 totalitas ^_^ mohon kerjasamanya

*Subhanallah betul-betul wanita yang sabar dan lembut ya* batinku.  Aku selalu suka dengan jarkoman dari ketua pelaksana acara ini, betul-betul perhatian dengan semua anggotanya. Kekagumanku makin bertambah saja pada ciptaan-Nya ini, sungguh pemimpin yang baik.
Tibalah saat kami mempersiapkan ruangan, kegiatan kami dimulai dari membuka semua ruangan, membersihkan, dan kemudian menata ruangan. Tak lupa setelah semua ruangan beres, kami pun beralih mempersiapkan ruangan bintang tamu.
Dan sesuatu yang sangat menarik disini adalah saat para ikhwan memindahkan tenda Bazar yang sudah terpasang dengan jarak yang lumayan. Subhanallah... kembali aku berdecak kagum dengan semangat dan keikhlasan para panitia hari itu. J J J
Sangat melelahkan memang, tapi semua ini meninggalkan lembaran kesan yang akan selalu aku simpan baik-baik dalam locker otakku.
Dan kegiatan kami hari itu berakhir pada pukul 22:30 wib.
Setelah semuanya selesai kamipun beranjak pulang kerumah masing-masing. Dan seperti biasanya, karena besok aku harus menjemput Oki Setiana Dewi pagi-pagi sekali, akhirnya akupun menginap di asrama putri di kampusku.
Dan aku menginap di kamar yang sama dengan ketua pelaksanaku, Subhanallah. . . 
Dia sangat baik dan jarang sekali mengeluh, sungguh perjuangannya pikiran dan tenaganya benar-benar ia persembahkan untuk acara ini.

###############

Beberapa hari kemarin aku belajar banyak hal dari ketua pelaksana dan koordinator acara ini, juga tak lupa rekan-rekan panitia yang lain. Sungguh pengalaman yang sangat dan teramat berharga untukku. Melalui tulisan ini aku ingin memohon maaf kepada mereka semua, rekan-rekanku dalam kepanitiaan acara ini. Karena akupun menyadari belum berkontribusi secara maksimal dalam acara ini.
Aku juga ingin mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada semua rekan-rekan kepanitiaan ini,

 dan special thank’s for u Ketua Pelaksana dan Ketua divisi acara yang sudah berjuang mencurahkan tenaga dan pikirannya untuk acara ini, bahkan sampai suaranya habis. Inilah dia acara kami,

Dan ketua pelaksananya
yang disebelah kiri ya... :)

Serta Ketua divisi acara 
yang disebelah kiri ya :)
yang disebelah kiri :)

2 komentar:

Al kahfi mengatakan...

SubhanaAllah.. keren pengalamanya,,

Unknown mengatakan...

:)) Alhamdulillah kak...
itu hanya sepotong jejak dibalik layar acara Gebyar Muslimah kak.
Insya Allah masih banyak potongan jejak yang lebih mengharu biru yang belum sempat dituliskan disini.
dan tentunya ilmu yang di dapat dari para pembicara hebat...

be a great Muslimah - Febrianti Almeera

see u on the top - Oki Setiana Dewi

Posting Komentar

Ini hamster kesayangan saya namanya "Keybell"l