Tentu saja, aku selalu berusaha untuk melenyapkan siluet2nya yang sangat mendominasi memory otakku. tapi sepertinya usahaku tak pernah akan berhasil. Ia bukan hanya sekedar figuran di dalam skenario kehidupanku, melainkan dialah aktor utamanya!
kalian tau? aku bahkan pernah memohon pada Tuhan agar ingatanku hilang saja sebagian.
hmmm, untungnya Allah swt tak benar mengabulkan begitu saja doaku itu. Sungguh Allah swt itu Maha mengetahui dan senantiasa memberi apa yang sepantasnya diberi kepada kita.
"Aku tidak suka sendiri!" rajukku selalu,
"Dan aku selalu ada disini selagi kau menginginkan, bukan?" jawabnya. Masih dengan siluet yang sama, 3 tahun yang lalu.
Kalian tau, apa makna kasih dan sayang menurutku?
Sebenarnya sederhana,
Hanya segerombol kisah tentang dia,
dia sebagai makhluk ciptaan-Nya yang nyaris sempurna bagiku. yang membuat aku betul-betul mengagungkan-Nya karena ia yang dikirim oleh-Nya untuk ikut berperan dalam skenario kehidupanku.
dia yang ada saat aku butuh.
dia yang tanpa diminta akan berusaha memberi sebisanya! (bukan berarti aku terlalu matre ya) :D
dia yang siaga menjagaku kemanapun aku ingin pergi!
Tak pernah peduli seberapa jauh! seberapa rugi! dan seberapa sakit!
kalian tau! sampai saat ini aku berdiri, masih sangat terekam jelas di dalam memory otakku, semua.
Bagaimana ia meninggalkan sekolahnya selama satu minggu penuh, hanya untuk menjagaku yang terbaring lemah dengan selang infus yang tertancap di tangan.
Betapa sedih dan marahnya dia, saat melihat orang2 berpakaian putih-putih itu begitu saja menyodorkan pil-pil berwarna kuning, hitam, dan hijau agar segera aku masukan kedalam mulutku.
Tak juga pernah bisa ku lupa bagaimana sorot mata yang tampak begitu lelah itu memandangiku,
dia selalu tegar!
selalu berusaha tegar!
seperti tak pernah rasa lelah itu menghampiri tubuhnya saat ia menemaniku,
"Mama pulang saja, biar aku yang disini." begitu katanya, selalu saja mencoba memberikan yang terbaik untuk orang2 disekitarku.
Menjadi orang pertama yang mengenalkan aku dengan sebuah mesin yang dapat mengeluarkan uang bernama ATM. kemudian menghadiahkan aku sebuah kartu ajaib yang sangat aku jaga keberadaannya.
yang mempercayakan padaku semua komisi yang didapatnya dari pemerintah kota.
juga orang pertama yang mengenalkan sekaligus menghadiahkanku sebuah benda yang menjadi sesuatu yang sangat penting dan berharga bagiku, hingga saat ini.
dimana tempat aku menuliskan semua jejak yang aku lalui seharian,
Laptop, begitu aku menyebutnya.

"Jaga dirimu baik-baik ya dek. Saat kita sudah berada di posisi yang kita angankan saat ini, maka yakinlah jalan-Nya yang akan mempertemukan kita lagi. Disini." begitu pesannya tepat 3 tahun yang lalu.
berjarak hanya sehari sebelum hari kelahiranku. di tempat yang sama dimana kami juga mengikatkan diri pada ikatan semu di hari special itu, 5 tahun yang lalu.
heuh.... kau tau?
saat aku tersadar bahwa apa yang aku tuliskan ini hanya sepenggal masa lalu, rasanya sebagian dari diriku telah mati...
atau mungkin menghilang jauuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuh sekali.
-'ll always remember u-
![]() |
| separoh dari semua jejak yang begitu saja kau tinggalkan |





0 komentar:
Posting Komentar